FiQih Cinta (Bagian 3)


Bila Salah Cinta

Seringkali cinta naluriah kepada lawan jenis menggirig seseorang pada jalan yang diharamkan oleh Alloh. Cinta tersebut benar – benar mencengkeram hati sehingga seseorang sulit untuk berkelit dan lepas dari jeratannya. Bila kondisi ini diberikan pasti akan berujung pada kesengsaraan bagi pelakunya. Sebelum kesengsaraan itu didapatkan, harus dicegah dan diatasi terlebih dahulu. Apa yang bisa dilakukan agar bisa lepas dari cengkeramannya yang menyempitkan hati?

Menikah

Ini bila memungkinkan dilakukan dari segi ilmu, usia dan kemampuan. Sesuai dengan anjuran Nabi Saw, “Aku tidak melihat sesuatu yang lebih baik bagi dua orang yang saling mencintai seperti nikah.” (Riwayat Ibnu Majah)

 

Menghentikan segalanya sebelum terjadi bencana

Ini tentu sesuai dengan firman Alloh, “dan janganlah kamu mendekati zina.” (Al Isra’:32)

Asmara memiliki beberapa fase yang sangat berkaitan. Oleh karena itu, seseorang harus memupus bisikan hati, pikiran, mimpi kosong, angan – angan selangit demi menutup celah bagi keburukan yang besar. Caranya adalah dengan menyibukkan hati dengan pikiran yang tinggi, harapan yang besar dan aktifitas yang agung. Seandainya seorang peminum khamr mendengar sesuatu tentang khamr maka godaannya tidak terlalu besar. Namun, seandainya ia melihatnya dengan mata kepalanya sendiri maka godaannya akan menjadi lebih kuat. Jadi, jauhilah pandangan, sentuhan dan pertemuan yang dapat mempengaruhi jiwamu.

Langkah pertama adalah menundukkan pandangan yang dapat membuahkan pikiran buruk yang mengetuk hati. Bila seorang hamba mampu menolaknya, maka setelah itu ia akan tenang . bila ia tidak menolaknya, maka pikiran tersebut menguat hingga menjadi godaan sehingga sulit untuk ditolak.

 

Renungkan

Renungkan dan bayangkan keputusaasaan untuk mendapatkan dia. Baik karena usia yang masih terlalu muda, kemampuan yang minim mau pun kemiskinan pengalaman. Selanjutnya berpikir bahwa tertambatnya hati pada sesuatu yang tidak ada harapan untuk diperoleh merupakan bentuk kegilaan, sama seperti pungguk merindukan bulan.

 

Ingat Kejelekannya

Sebagaimana kebaikan yang menumbuhkan rasa cinta, demikian pula kejelekan pun dapat menumbuhkan rasa benci. Renungkan secara mendalam, benarkah ia penuh dengan pesona? Pasti seseorang akan mendapatkan bahwa orang yang dicintainya mempunyai banyak kekurangan yang tak disenanginya. Misalnya, kita dapatkan ternyata orang yang dicintai ternyata tak secantik atau seindah yang dibayangkannya. Atau ternyata ia memiliki segudang sifat jelek yang tak bisa ditolerir, seperti suka berkata kasar, kurang amanah atau yang lain. Berbagai kekurangan ini akan menyebabkan rasa cinta surut dan berkurang.

 

Beraktivitas yang banyak

Isi seluruh waktu yang dimiliki dengan segala hal yang berguna bagi dunia dan agama. Seperti mencari ilmu, menguatkan fisik, mengembangkan akal dan keterampilan, membantu orang yang membutuhkan, berdakwah dan memberi bimbingan kepada orang yang lalai. Seorang shalih pernah berkata, “Kosongnya waktu dari aktivitas merupakan nikmat yang besar. Apabila seorang hamba mengkufuri nikmat ini dengan membuka pintu bagi hawa nafsu dan terseret untuk mengikuti syahwat, maka Alloh akan mengeruhkan nikmat hatinya serta mencabut beningnya hati dan rileksnya pikiran yang tadi dirasakannya.”

Seorang shalih yang lain bilang, “Waktu kosong bagi seorang laki – laki menyebabkan kelalaian sedangkan bagi wanita membangkitkan syahwat.”

Hafshan bintu Sirrin berkata, “Wahai pemuda, beramallah karena amal hanya terjadi pada masa muda.”

 

Rasakan Keagungan Alloh

Rasakan keagungan Alloh. Dia melihat kita, dan anggota tubuh kita menjadi saksi pemberat bagi kita dihadapan Alloh.

“Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.” (Al Qiyamah:13)

Maka jangan sampai kita gunakan anggota tubuh kita untuk bermaksiat kepada Alloh.

“Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang telah mereka kerjakan.” (Fushilat : 20)

Sumber : Bonus Majalah Elfata

Iklan

Perihal bhubhu
...sedang berlari mengejar bus...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: