Sekeping Asa

“Jika negeri – negeri Persia dan Rum sudah kamu taklukkan, manusia macam apakah kamu waktu itu? Para sahabat menjawab : ‘Kami akan mengatakan apa yang diperintahkan oleh Allah’. Lalu Nabi menimpali, atau barang kali yang lainnya. Kalian akan bersaing antara yang satu dengan yang lain, saling dengki, benci membenci, kemudian kamu bertindak sewenang – wenang kepada golongan miskin dan lemah yang kehilangan rumah, lalu kamu tempatkan golongan yang satu di atas golongan yang lain.”

Demikianlah salah satu hadits yang diucapkan Nabi kepada umat Islam di Madinah sekitar 15 abad yang lalu. Sebuah hadits yang sampai saat ini mengaung – ngaung mengusik pikiranku. Hadits yang tersusun secara indah dan kritis untuk mengajak seseorang supaya mempunyai visi yang jelas dalam kehidupan mendatang. “Ayyu Qoumin Antum?”, manusia macam apakah kamu nanti?

Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Kisah Cintaku Tak Seindah Rembulan Malam

Wanita – wanita yang keji adalah untuk laki – laki yang keji, dan laki – laki yang keji adalah buat wanita yang keji (pula). Dan wanita – wanita yang baik adalah untuk laki – laki yang baik dan laki – laki yang baik adalah untuk wanita yang baik (pula)

Inilah sebuah lantunan ayat yang sangat menggema dan menakjubkan yang menjadi pedoman cinta didalam hatiku, yang disusun kata demi kata, ayat demi ayat dengan apiknya yang berasal dari firman Allah Maha Bijaksana atas segala – galanya.

Baca pos ini lebih lanjut