FiQih Cinta (bagian 2)

Dua Cinta

Kau tak akan dapat memahami cinta, kecuali mengetahui klasifikasi cinta. Berdasar sumber munculnya, cinta ada dua. Pertama, cinta yang bersifat fithri jibili atau bawaan naluri, yang sudah Alloh ciptakan secara alami pada jiwa manusia. Kedua, cinta yang bersifat sababi kasbi, yakni yang muncul karena diusahakan dan dimunculkan lewat proses  yang dilakukan oleh manusia yang terlingkupi cinta tersebut. Cinta fithri jibili tak menyebabkan engkau dicela. Baca pos ini lebih lanjut

FiQih Cinta (Bagian 1)

Cinta, Apa itu?
“Aku jatuh cinta!”
Betulkah? tanyakan pada hatimu jika engkau jatuh cinta, apakah cinta itu? Tanyalah mereka yang sedang mengaku jatuh cinta, apakah cinta itu?

Cinta adalah misteri manusia. Tak ada pelajaran cinta di sekolahmu. Tapi cinta menjatuhkan raja dari singgasananya, membuat sakit jiwa orang yang dirundungnya. Tapi cinta pula yang membawa orang kepada istana, meninggikan ruh hamba Tuhannya ke surga yang tertinggi.
Baca pos ini lebih lanjut

Agar Puasa Berbuah Surga

Allah menghadiahkan surga buat orang yang berpuasa? Setiap kita tahu itu. Betapa puasa adalah ibadah yang dijanjikan pahala yang begitu besar, hingga Allah pun berkenan ‘menyuguhkan’ pahala langsung dari-Nya sendiri. Dan betapa janji pengampunan atas segala dosa selalu beriring dengan hasil kepayahan menahan derita lapar dan haus, terutama dalam puasa Ramadhan. Tetapi, begitu mudahkah surga digapai? Tentu saja tidak. Lalu bagaimana caranya? Apa upaya yang harus kita optimalkan, agar puasa betul – betul berbuah surga? Mari kita membuat perenungan bersama.

Baca pos ini lebih lanjut

Tips Mantap Berjilbab

Berikut ini beberapa tips, agar hati kamu lebih siap dan mantap untuk memakai jilbab.Niatkan

Karena Allah

Yang pertama, tentu saja kamu harus benar – benar niat memakai jilbab karena Allah semata. Bukan karena teman – temanmu juga memakainya. Bukan pula karena kamu naksir cowok alim yang suka sama cewek berjilbab. Baca pos ini lebih lanjut

Ketika Sepercik Mani Berbicara

Kamu Tau Ga’ Apa Itu Mani?

Pada dasarnya mani itu adalah sebuah cairan yang berfungsi sebagai media reproduksi manusia, khususnya laki – laki. Cairan ini diproduksi dalam tabung mikroskopis yang memiliki panjang total mencapai 500 meter pada bagian testis seorang laki – laki. Selain mani, dalam tabung ini dibentuk pula senyawa – senyawa yang melapisi sel jantan (sperma) sehingga mampu bertahan saat melakukan perjalanan di dalam rahim wanita.

Mani tidak hanya terdiri atas cairan biasa. Di dalamnya terkandung sel dan senyawa – senyawa yang berfungsi membawa informasi genetis laki – laki. Sel dan senyawa – senyawa tersebut tersusun rapi dengan bentuk yang unik. Jika diamati, gabungan sel dan senyawa tersebut tampak seperti sebuah mesin khusus yang didesain untuk mengangkut muatan genetis. Bagian depan tampak lebih lancip dan bagian belakang tampak seperti ekor yang terus bergerak mendorong pergerakan sel. Baca pos ini lebih lanjut

Cinta Tak Kenal Gelisah

Gelisah dan khawatir kalau tidak lulus ujian nasional. Gelisah karena tak pernah dapat ’gebetan’ di sekolahan, alamat kelak susah jodoh. Gelisah karena tidak bisa tampil oke dan keren seperti teman – teman yang ortunya tajir (maksudnya kaya). Gelisah karena tak bisa berkomunikasinya lancar dengan taman dan guru. Gelisah karena uang saku yang diberikan ortu tidak pernah naik padahal semua kebutuhan sudah naik. Gelisah karena tampang diri Cuma pas – pasan. Gelisah karena perbuatan baikmu dan sikap cintamu tak pernah berbekas dan berbalas. Seribu satu kegelisahan mungkin saja menyentuh hatimu. Jangan biarkan terus bekelanjutan. Segera usir rasa gelisahmu.

Baca pos ini lebih lanjut

Surat Dari Cyborg

Hai, manusia, apa kabar?

Masih malas juga? Masih saling menyalahkan satu sama lain dan tawuran. Ah, dasar, manusia sejak dulu masih juga berkelahi satu sama lain. Padahal, semenjak awal, manusia sudah disindir oleh para Malaikat, ”Akankah Engkau, Allah menjadikan manusia sebagai Khalifah? Makhluk yang akan membuat kerusakan di muka bumi?” Tapi, kalian memang tak penah membaca kitab suci, sih; jadinya tidak tahu informasi. Kalaupun tahu informasi, kalian tidak bisa mengorganisasikannya dengan baik, mengaturnya menjadi simpulan, dan dari simpulan itu menjadi pendorong tindakan tertentu.

Baca pos ini lebih lanjut